Langsung ke konten utama

Bentuk Organisasi Bisnis #PIABIS pt.4

 Pengertian Organisasi Bisnis

Organisasi bisnis berasal dari 2 kata, organisasi dan juga bisnis. Bisnis sendiri merupakan semua aktivitas yang telah diorganisasikan oleh sejumlah orang  di bidang industri. Sedangkan organisasi lebih merujuk ke perkumpulan orang serta aktivitas guna mencapai suatu tujuan tertentu.

Menurut Raymond Em Glos menyatakan pengertian organisasi bisnis di dalam bukunya yang berjudul “Business: Its Nature and Enviroment: An Introduction”. Menurutnya, bisnis merupakan semua kegiatan yang telah diorganisasikan oleh banyak orang yang mana mereka berkecimpung di dunia perindustrian dan kemudian sebuah organisasi atau perusahaan akan melakukan berbagai perbaikan standar serta kualitas produknya.

Sedangkan perusahaan yaitu sebuah organisasi yang di dalamnya memproses sumber daya ekonomi serta keahlian sehingga akan tercipta suatu barang mauoun jasa. Kemudian hasil tersebut akan ditujukan kepada para konsumen yang diharapkan supaya perusahaan mendapatkan keuntungan. Di dalam organisasi bisnis, motivasi utamanya adalah “laba”.

Komponen-komponen Organisasi Bisnis

Berikut ini adalah komponen-komponen organisasi bisnis:

  • Pasar, yakni konsumen yang banyak memakai jasa maupun barang dari perusahaan-perusahaan besar serta tidak bisa terkendalikan oleh perusahaan itu sendiri. Ada beberapa bentuk pasar antara lain pasar monopoli, pasar persaingan sempurna, pasar oligopoli dan lain sebagainya.
  • Perusahaan, yakni bersangkutan dengan elemen-elemen di internal perusahaan seperti fungsional perusahaan dan juga tingkatan manajemennya. Contohnya pada sisi fungsional, antara lain produksi, SDM, pemasaran, keuangan, operasi dan lain sebagainya. Sedangkan di sisi tingkatan manajemennya yang terbagi ke dalam manajemen tingkat atas, manajemen tingkat menengah serta manajemen tingkat bawah.
  • Pihak eksternal, yakni di mana kondisi organisasi yang bersifat tak dapat dikendalikan lagi. Kondisi tersebut antara lain situasi politik, ekonomi, sosial, lingkungan dan lain sebagainya. Sedangkan pihak eksternal yang lainnya yang banyak memberikan pengaruh yaitu kompetitor atau pesaing organisasi. Mereka akan membuat jasa maupun barang terlibat ke dalam suatu pusara persaingan untuk bisa mendapatkan pasar.
  • Konsep perubahan, yaitu konsep yang akan selalu terjadi. Di dunia ini terutama akan selalu terjadi perubahan-perubahan, baik itu di dalam atau jiga di luar organisasi. Perubahan tersebut haruslah kita antisipasi secara baik. Dengan demikian, kelemahan serta ancaman pada kelangsungan hidup organisasi bisa diatasi dengan baik.

Kategori Bentuk Bisnis

Di dalam dunia perindustrian ada 2 bentuk bisnis, yaitu organisasi bisnis yang ruang geraknya di bidang manufaktur serta organisasi bisnis yang bergerak pada bidang jasa. Industri manufaktur sendiri yakni suatu organisasi bisnis yang terjun di dalam dunia produksi barang yang bisa dilihat fisiknya. Sedangkan organisasi  yang bergerak di bidang jasa merupakan suatu perusahaan yang ikut terlibat di dalam suatu produksi non konstruksi fisik atau disebut intangible.

Kategori jasa terbagi ke dalam 4 bentuk, yaitu

  • Jasa tidak terlihat (intangible), yakni hasil dari suatu proses produksi nya tak terlihat, tidak bisa disentuh, disimpan bahkan dirasakan.
  • Keberagaman, yakni hasil atau output dari bidang jasa tersebut relatif berbeda yang akan tergantung pada penggunanya.
  • Simultanitas produksi dan konsumsi, yakni jasa yang biasanya ada di dalam manufaktur. Produknya akan dibuat dulu untuk kemudian dijual, sedangkan untuk yang bidang industri jasa, maka jasanya akan lebih dulu dijual barulah memproduksi serta dikonsumsi secara simultan.
  • Kerentanan, yakni jasa yang tidak dapat dijuak lagi, tidak dapat diaimpan maupun tidak dapat dikembalikan.

Bentuk-bentuk Organisasi Bisnis

Bentuk-bentuk organisasi bisnis bida dibagi ke dalam 7 bagian, yaitu yang dilihat dari segi hukum:

  • Perusahaan Perseorangan

Bentuk perusahaan perseorangan adalah salah satu perusahaan yang dikelola sekaligus diawasi oleh seseorang. Di satu pihak pengelola lah yang akan memperoleh semua keuntungan dari perusahaan tersebut, sedangkan dari pihak lainnya juga ikut bertanggung jawab apabila terjadi risiko yang muncul di dalam semua kegiatan perusahaan tersebut.

  • Perseroan Komanditer (CV)

Perseroan komanditer atau CV merupakan salah satu persekutuan maupunorganisasi yang di dalamnya  terdiri dari sejumlah orang. Mereka semua sudah menyerahkan sejumlah dana dengan tidak harus sama jumlahnya dengan anggota lainnya. Sekutu dalam CV atau perseroan komanditer ini juga dibagi dalam dua macam, yakni sekutu komplementer dan sekutu komanditer. Sekutu komplementer merupakan orang-orang yang ada di dalam perusahaan tersebut yang bersedia untuk mengatur perusahaan. Sedangkan sekutu komanditer, yakni orang-orang yang ada di dalamnya sudah mempercayakan uangnya beserta dengan tanggung jawab yang terbatas dari kekayaan yang dilibatkan di dalam CV.

  • Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan terbatas atau disingkat dengan PT merupakan salah satu badan usaha yang telah memiliki hak, kekayaan dan juga kewajiban yang secara terpisah dari yang sudah mendirikan dan juga yang mempunyai. Tanda dari seseorang ikut serta di dalam perseroan terbatas yaitu dengan cara dia punya saham perusahaan yang mana semakin banyak saham yang ia punya maka akan semakin besar perannya dan juga kedudukannya di dalam perusahaan tersebut. Jika sewaktu-waktu perusahaan punya utang, maka harta masing-masing anggotanya tidak akan bisa ikut dipertanggungjawabkan dari utang perusahaan itu. Namun hal tersebut hanyalah bersifat terbatas pada sahamnya saja.

  • Firma

Firma merupakan salah satu dari bentuk perkumpulan usaha yang juga di dalamnya terdiri dari sejumlah orang dengan menggunakan satu nama bersama. Di dalam firma ini semua anggota punya tanggung jawab sepenuhnya, baik itu tanggung jawab sendiri-sendiri maupun bersama-sama pada perusahaan pada pihak yang lainnya. Jika suatu saat terjadi kerugian, harga seluruhnya akan ditanggung secara bersama-sama, bahkan bila perlu menggunakan seluruh kekayaan milik pribadi. Sedangkan jika salah satu dari anggota tersebut keluar, maka akan secara otomatis firma telah bubar.

  • Perusahaan Negara (PN)

Perusahaan negara yakni organisasi yang ruang geraknya ada di bidang usaha. Sedangkan semua modalnya yang menanggung adalah negara. Kecuali jika sewaktu-waktu ada hal-hal khusus yang berdasarkan undang-undang. perusahaan negara ini didirikan dengan tujuan untuk membangun perekonomian nasional sehingga menuju masyarakat yang berkeadilan dan makmur.

  • Perusahaan Pemerintah Lainnya

Perusahaan jawatan atau perjan, persero, perusahaan umum atau perum, dan juga perusahaan daerah atau PD merupakan perusahaan milik pemerintah lainnya. Untuk perusahaan Persero dan juga perusahaan daerah merupakan perusahaan pemerintah yang bertujuan mencari keuntungan untuk negara. Sedangkan untuk perusahaan pemerintah perum dan perjan semata-mata tidak untuk mencari keuntungan finansial saja.

  • Koperasi

Koperasi merupakan salah satu bentuk dari badan usaha yang ruang geraknya di bidang ekonomi. Koperasi ini dibentuk dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dari para anggota di dalamnya. Sifatnya adalah pribadi, murni dan juga tidak dapat dialihkan.

Komentar

  1. NAMA : ASHLAH SYUKRIYA
    NIM : 20112045
    KELAS : 1B

    BalasHapus
  2. Nama : Nur ita sari
    NIm : 20111050
    Kelas : 1 B

    BalasHapus
  3. Nama : MOCHAMAD DICKY DARMAWAN
    NIM : 20112083
    KELAS : 1B

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penulisan Artikel

  Artikel adalah   karangan dari seorang penulis berisi tentang opini dan fakta secara mendalam dengan panjang tertentu dan dipublikasikan pada media cetak maupun media online. Contoh mudahnya Anda bisa menemui artikel pada media koran, majalah, buletin, website, blog, portal berita, media sosial dan sebagainnya. Sekarang ini Anda perlu berhati-hati karena banyak bertebaran artikel-artikel yang isinya hoax. Anda jangan percaya sepenuhnya pada artikel yang bersumber dari share sosial media atau website yang kurang kredibel, karena kebanyakan berisi hoax untuk membuat adu domba dan sekedar mencari traffik saja. Untuk itu Anda perlu mengetahui struktur artikel dengan melihat beberapa ciri-ciri artikel itu baik dan bisa dipertanggung jawabkan. Ciri Artikel Untuk mengetahui bahwa suatu tulisan termasuk dalam artikel atau tidak, Anda bisa melihat dari beberapa ciri-ciri berikut ini: Isinya bersumber dari fakta yang sebenarnya Isinya berupa karya tulis yang padat, singkat, jelas, bah...

Pengertian dan Ruang Lingkup Perencanaan dan Pengembangan Bisnis #PERENCAANAANDANPENGEMBANGANBISNIS pt.1

PENGERTIAN PERENCANAAN BISNIS B isnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris  business , dari kata dasar   busy   yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Perencanaan bisnis merupakan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan, karena di dalam perencanaan bisnis ini dapat diketahui posisi perusahaan saat ini, arah dan tujuan perusahaan, dan cara mencapai sasaran yang ingin dicapai. Agar perusahaan berjalan pada jalan yang benar maka seorang wirausaha harus menyususn Business Plan. Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang saran. Pengertian lain dari business plan ...

Aspek Pemasaran Dalam Bisnis

  5 Aspek Pemasaran Penting dalam menjalankan Bisnis 1. Aspek Pemasaran: Spesifikasi Produk dan  Product Differentiation Aspek pemasaran yang pertama yang harus Anda tahu adalah spesifikasi lengkap suatu produk. Produk adalah setiap hal yang berbentuk barang atau jasa yang ditawarkan di pasar untuk bisa memenuhi kepuasan dan juga keperluan setiap konsumen. Setiap keputusan terkait produk dalam aspek pemasaran ini akan mencakup bentuk penawaran fisik, brand, kemasan, garansi, dan juga after sales service. Pengembangan pada produk ini bisa dilakukan setelah mengetahui kebutuhan dan juga keinginan pasar. Bila masalah ini sudah selesai, maka keputusan terkait harga, distribusi dan juga promosi pun bisa langsung diambil. Selain itu, suatu produk juga tidak melulu harus dikaitkan dengan barang, karena produk juga bisa dalam bentuk jasa. Jasa adalah suatu tindakan ataupun pekerjaan yang ditawarkan pada pihak ketiga yang sifatnya intangible dan juga tidak akan menyebabkan perpindahan ...