Langsung ke konten utama

Ruang Lingkup Bisnis

 1. Pengertian Bisnis dan Jenisnya

        Bisnis adalah keseluruhan dari aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-barang melalui saluran yang produktif dimulai dengan membeli barang mentah (bahan baku) sampai menjadi barang jadi (siap pakai).

Bisnis dapat digambarkan sebagai berikut:
- Bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisir untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi  kebutuhan masyarakat.
-  Bisnis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyrakat. 

Menurut jenisnya, bisnis terbagi dalam empat kelompok sebagai berikut:
 
1. Monopsoni
          Monopsoni adalah keadaan saat satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas. Kondisi Monopsoni sering terjadi di areal perkebunan, pertanian, dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar-menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Dampak fenomena ini masih diteliti, apakah Monopsoni mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani. Contohnya: hanya ada satu perusahaan yang menangani kereta api di Indonesia yaitu, PT.KAI
2. Monopoli
           Monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu dan polein: menjual) yang merupakan suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.
3. Oligopoli
             Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan > 2 < 10. Dalam pasar oligopoli, tiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
4. Oligopsoni
           Oligopsoni adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

2. Tujuan Bisnis
          Ketika seseorang atau perusahaan berbisnis, maka mereka memiliki tujuan dari bisnis yang hendak mereka jalankan. Tujuan dari bisnis antara lain adalah:
            -  Profit (keuntungan): berbisnis untuk memperoleh laba.
            - Growth (pertumbuhan): berbisnis untuk pertumbuhan ekonomi.
            - Continuity (berkesinambungan): berbisnis dengan tujuan kontinu.
           -  Stability (stabilitas): berbisnis untuk kestabilan keuangan.
            -  Public service (pelayanan umum): berbisnis untuk membuka pelayanan umum (jasa).
            - Welfare (sejahtera): berbisnis untuk kesejahteraan.
 
Tujuan bisnis secara umum dibagi 2, yaitu:
   1.  Tujuan ekonomi: memperoleh keuntungan.
   2.  Tujuan sosial: memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penulisan Artikel

  Artikel adalah   karangan dari seorang penulis berisi tentang opini dan fakta secara mendalam dengan panjang tertentu dan dipublikasikan pada media cetak maupun media online. Contoh mudahnya Anda bisa menemui artikel pada media koran, majalah, buletin, website, blog, portal berita, media sosial dan sebagainnya. Sekarang ini Anda perlu berhati-hati karena banyak bertebaran artikel-artikel yang isinya hoax. Anda jangan percaya sepenuhnya pada artikel yang bersumber dari share sosial media atau website yang kurang kredibel, karena kebanyakan berisi hoax untuk membuat adu domba dan sekedar mencari traffik saja. Untuk itu Anda perlu mengetahui struktur artikel dengan melihat beberapa ciri-ciri artikel itu baik dan bisa dipertanggung jawabkan. Ciri Artikel Untuk mengetahui bahwa suatu tulisan termasuk dalam artikel atau tidak, Anda bisa melihat dari beberapa ciri-ciri berikut ini: Isinya bersumber dari fakta yang sebenarnya Isinya berupa karya tulis yang padat, singkat, jelas, bah...

Perilaku Konsumen #PEMASARAN pt. 10

Secara sederhana konsumen dapat didefinisikan sebagai orang yang membeli atau memakai barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen yang kemudian didelegasikan kepada perantara lain untuk dijual dan didistribusikan. Dalam memasarkan suatu barang, dibutuhkan suatu kemampuan untuk melihat pasar, apa yang diinginkan oleh konsumen dan apa target pasar yang ingin disasar oleh produk yang dikeluarkan. Maka dari itu kemampuan melihat tingkat atatu perilaku konsumen menjadi suatu hal yang cukup penting. Dalam dunia pemasaran, ada banyak hal yang cukup penting untuk diketahui dimana salah satunya adalah perilaku konsumen. Agar lebih jelas, sebaiknya anda menyimak penjelasan berikut ini. Didalam suatu proses atau transaksi jual beli suatu barang maupun jasa juga banyak hal yang saling berkaitan dengan konsumen. Konsumen merupakan tokoh atau faktor penting yang perlu anda kenali karakternya. Dan tentu saja anda perlu mengetahui tentang bagaimana cara mengenali perilaku konsumen. Perilaku konsume...

Perencanaan Bisnis Lanjutan #PIABIS pt. 3

Aspek-Aspek Perencanaan Bisnis Aspek-aspek rancangan dan uraian produk , ( memuat gambaran umum produk dari aspek substansi produk, tampilan produk siap jual, dan fungsi produk ). Aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut : Aspek pemasaran Sasaran pemasaran , meliputi : Daerah pemasaran( lokasi pasar, jenis, dan jumlah pelanggan serta pesaing di lokasi pasar ). Situasi pasar ( segmentasi pasar, target pasar dan posisi pasar disbandingkan dengan pesaing yang berada di daerah pasar ). Proyeksi permintaan ( jumlah permintaan dalam setiap periode / siklus untuk setiap jenis pelanggan, dan proyeksi peningkatanya dalam setiap periode / siklus ) Strategi dan taktik pemasaran ( uraian masing-masing dari bauran pemasaran berdasarkan spesifikasi usaha / produk dan unggulan serta kelemahanya dibandingkan dengan bauran pemasaran perusahaan pesaing ) meliputi : Produk Harga Distribusi Promosi Aspek produksi Pengadaan bahan ( menyangkut jenis, volume, harga sumber ( daerah ) pasokan bahan,proses p...